Rabu, 16 Januari 2013

Kembali Segar

Stress? Makhluk macam apa itu?

Hmmm, buat yang lagi ujian, buat yang sedang menghadapi sebuah permasalahan, buat yang sedang dipusingkan oleh sesuatu. Sepertinya pembahasan kali ini cocok deh...

Kita samakan persepsi dahulu. Pada dasarnya stres adalah sebuah proses pengadaptasian. Yap, pengadaptasian diri kita terhadap suatu perubahan. Saat stres, sebenarnya otak kita sedang fokus terhadap sebuah permasalahan, tubuh kita sedang meredusi tekanan-tekanan dari luar. Wajar. Manusiawi. Bahkan orang yang bertabiat tenang sekalipun niscaya pernah berada di dalam situasi ini, meskipun memang tingkatannya berbeda.

Misalnya gini, ketika kita sedang bersantai, kita kita akan cenderung lebih tenang karena kita tidak sedang menghadapi sesuatu. Tapi, ketika ada ultimatum, "Besok ujian" maka otak kita segera merespon untuk fokus menyelesaikan hal tersebut. Ingat! Menyelesaikan bukan menghindari. Itulah yang dinamakan stres. Sekali lagi, tingkatan stres tiap orang berbeda-beda.

Maka, perlu langkah antisipasi agar stres ini tidak sampai ke tahap stadium 4 (hehe, lebay dikit). Sederhana, cuma 3. Pertama dan yang paling utama, ruhani. Yuuk, kembali mengingat Sang Maha Pemberi Solusi. Perbanyak sholat. Sholat, kata Sayyid Quthb adalah sarana manusia berhubungan dengan Tuhannya, jembatan yang menghubungkan hulu air dengan sumber mata air abadi. Sehinga biarkan Ia yang memberikan solusinya. Tilawah qur'an juga tak ketinggalan.

Kedua, faktor psikologi juga perlu diperhatikan. Coba untuk lebih banyak merenung untuk mengumpulkan energi. Jika perlu, bermain pun tak apa-apa untuk sekedar refreshing. Atau keluar dari rutinitas juga boleh. Extra ordinary.

Ketiga, faktor fisik penting juga nih. Tidur dan makan yang teratur plus tidak berlebihan dapat pula mengantisipasi stres yang Anda alami. Kurang lebih seperti itulah. Semoga bermanfaat.

Allahu a'lam.
 

Sudah Shalatkah Anda?